DPP Partai Golkar telah menyerahkan surat keputusan pada tujuh pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur [suara.com/Dian Rosmala]
Suara.com - DPP Partai Golkar telah menyerahkan surat keputusan pada tujuh pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur dalam Pilkada 2018, di DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (5/1/2018).
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Mereka penerima SK di antaranya, pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah untuk Pilgub Sumatera Utara, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi di Pilgub Jawa Barat, Nurdin Halid dan Abdul Aziz Qahar Mudzakkar untuk Pilgub Sulawesi Selatan.
Selanjutnya adalah pasangan Ida Bagus Rain Dharmawijaya - I Ketut Sukerta di Pilgub Bali, Alex Nurdin dan Giri Amanda di Pilgub Sumatera Selatan, serta Lukas Enembe dengan Klemen Tinal di Pilgub Papua.
Penyerahan secara simbolik juga dilakukan kepada sejumlah calon Kepala Daerah tingkat Kabupaten dan Kota, yaitu pasangan Bima Aria -Dedie A. Rachim di Pilwalkot Bogor, dan pasangan Nyono Suharli-Subaidi Muchtar di Pilbup Jombang.
Sementara itu, sejumlah pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di daerah lainnya diserahkan secara simbolik kepada DPD masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Airlangga juga memakaikan jas kebersaran Partai Golkar kepada pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah yang datang dengan menggunakan kemeja berwarna putih.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Doli Kurnia Kaget Budi Arie Singgung 'Percepatan', Tegaskan Golkar Garda Terdepan Bela Konstitusi
-
Guyon Politik Bahlil: Presiden Gerindra, Menteri Golkar, Tapi Proyeknya di 'Kandang Merah'
-
DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan