Suara.com - Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya menyelidiki dugaan penganiayaan terhadap seorang bayi berusia dua tahun yang saat ini terkapar. Balita itu harus mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Ibu dan Anak Prasetya Bunda, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Kepolisian saat ini tengah menangani perkara tersebut," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Tasikmalaya AKP Bimo Moerdana kepada wartawan di Tasikmalaya, Jumat (12/1/2018).
Korban berusia 2 bulan, warga Indihiang, Tasikmalaya. Korban dilaporkan mengalami luka-luka akibat penganiayaan yang diduga oleh saudaranya.
Korban berinisial FR mendapat perlakuan tidak wajar diduga oleh bibinya berinisial D (22) yang saat ini sudah ditangkap di Markas Polres Kota Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan hukum.
"Pelaku mengaku kesal karena korban sering menangis dan susah ditenangkan," katanya.
Ia menyampaikan korban selama ini dirawat di rumah bibinya karena orang tua korban sudah cerai sehingga anaknya terbengkalai. Sementara bibi korban itu statusnya masih saksi, tetapi kemungkinan dapat ditetapkan sebagai tersangka.
"Alat bukti sudah cukup untuk mengesahkan status tersangka," katanya.
Sebelumnya, korban dibawa ke IGD Rumah Sakit Ibu dan Anak Prasetya Bunda, Kota Tasikmalaya, Kamis (11/1/2018) untuk menjalani perawatan medis akibat penganiayaan. Tim medis menemukan adanya luka lebam pada tubuh korban serta luka bakar di bagian pipi kiri, sekaligus korban mengalami trauma psikis. (Antara)
Baca Juga: Balita Gabby Disiksa dan Dibakar Ibu Kandung dan Pacar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya