Suara.com - Wilayah Provinsi Maluku digetarkan gempa berkekuatan 4,9 Skala Richter (SR). Gempa paling terasa di kawasan kota Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBG),
Gempa yang terjadi, Rabu (24/1/2018) dinihari pukul 00.38 WIB itu merupakan gempa di dasar laut. Situs resmi www.bmkg.go.id menyebutkan gempaterjadi di kedalaman 67 kilometer.
BMKG menyebutkan pusat gempa pada jarak 16 km timur Bula, salah satu kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBG).
Sebelumnya, gempa melanda wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berkekuatan 6,4 SR pada kedalaman 10 km, Selasa (23/1/2018) pukul 13.34 WIB.
Guncangan gempa itu dirasakan warga di daerah Jakarta, Tangerang Selatan dan sebagian daerah Provinsi Banten.
Sebelumnya, BMKG mengimau masyarakat membuka layanan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guna memperoleh informasi terkini terkait gempa bumi agar tidak terjadi keresahan.
"Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG senantiasa membuka layanan informasi gempa bumi dan tsunami 24 jam," kata Kepala Bidang Informasi Gempa bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono melalui keterangan tertulis di Jakarta Selasa (23/1/2018).
Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap dan terbaru tentang gempa bumi melalui pusat penerangan 021-6546316, situs resmi https://www.bmkg.go.id, twitter @infobmkg, aplikasi iOS dan android "Info BMKG" atau menghubungi kantor BMKG terdekat.
Baca Juga: Cerita Pengunjung Pasar Tanah Abang yang Kena Gempa
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat