Suara.com - Jakarta dan sekitarnya sempat merasakan getaran gempa yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Salah satu area publik yang turut merasakannya Tanah Abang Blok B. Begitu guncangan terasa, ratusan pengunjung paik dan berhamburan keluar gedung. Gempa tersebut terjadi sekitar 15 menit dan membuat pengunjung berlarian sambil berteriak.
Mereka berkumpul sisi-sisi jalan menghindari bangunan. Sebagian tampak sibuk merekam kejadian tersebut menggunakan ponsel.
“Wahh ada gempa yaa? Ada gempa?,” ucap salah seorang pedagang.
Rara, warga Bekasi, yang sudah berada di luar memperhatikan gedung tersebut. Ia mengaku panik saat merasakan gempa.
“Tadi terasa sekali guncangannya. Saya tadi tengah berbelanja. Takut gedungnya roboh,” ujarnya pada Suara.com, Selasa (22/1/2018).
Dirinya yang datang bersama salah seorang temannya, sontak berlari ke luar gedung.
Hal serupa juga dikatakan pengemudi Trans Explorer yang saat itu tengah mengemudikan bus. Dia dan rekan yang berada di sampingnya mengatakan bahwa saat di atas kendaraan ia merasakan guncangan.
“Cukup terasa. Lama-lama makin terasa. Di mobil saja terasa sekali apa lagi diluar,” ujarnya.
Puluhan kendaraan yang terparkir di lantai atas gedung Tanah Abang juga tampak berhamburan keluar. Sejumlah pengunjung segera mengeluarkan kendaraan untuk menghindari hal yang tidak diharapkan terjadi.
Baca Juga: Viral, Lelaki Pakai Handuk di Jalanan saat Gempa Goyang Jakarta
Seorang pedangan busana perempuan yang tengah berjualan juga langsung meninggalkan dagangannya. Ia berlari keluar, sembari menarik tangan salah seorang karyawan yang membantu di tokonya.
“Saya takut mbak. Gedung inikan termasuk tua. Nanti roboh itu aja sih, tapi syukurlah tidak sampai terjadi apa-apa” ujarnya panik saat tiba di luar gedung.
Namun, tak sedikit pula warga lain yang menenangkan keadaan dan meminta pengunjung agar tetap tenang.
Info gempa tejadi Mag:6.4 SR, 23-Jan-18 13:34:50 WIB, Lok:7.21 LS,105.91 BT (81 km BaratDaya LEBAK-BANTEN), Kedlmn:10 Km ::BMKG
Berita Terkait
-
Viral, Lelaki Pakai Handuk di Jalanan saat Gempa Goyang Jakarta
-
BMKG: Surat Soal Gelombang Tinggi dan Gempa Susulan Cuma Hoax
-
Gempa 6,1SR, Para Pekerja di Jalan Sudirman Berhamburan ke Jalan
-
Lewat Instagram, Sandiaga Berharap Tak Ada Gempa Lagi di ibukota
-
Gempa 6,1 SR di Jakarta dan Banten, Ini Penyebab Utamanya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?