Suara.com - Pengamat Politik Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai sosok Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin lebih berpeluang menjadi Calon Wakil Presiden dibandingkan dengan tokoh-tokoh muda Islam lainnya.
"Kalau Cak Imin dari sekarang mau melakukan kerja lebih giat untuk mengenalkan dirinya kepada publik menjadi Cawapres, saya kira akan mendulang elektabilitas yang baik," kata Ray dalam bertajuk Menemukan Tokoh Muda dan Islam di Bakoel Koffe, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu, (27/1/2018).
Menurut Ray, saat ini elektabilitas Cak Imin mencapai 14 persen berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia. Elektabilitas Cak Imin bisa saja terus meningkat karena survei ini dilakukan pada Desember 2017.
"Jumlah elektabilitas Cak Imin kan saat ini prosentasinya mencapai 14 persen, dan itu akan bisa lebih naik lagi," katanya.
Dengan demikian, menurut dia, Cak Imin layak dinobatkan menjadi Cawapres di pemilu 2019.
"Elektabilitas Cak Imin lebih unggul dengan tokoh-tokoh Islam yang muncul menjadi Cawapres, seperti Zulkifli Hasan, Romyhurmuzy dan lainnya, jadi Cak Imin pantas dinobatkan menjadi cawapres," kata Ray.
Ray kemudian memaparkan alasan Cak Imin didukung oleh kelompok Muslim dan non Muslim. Menurutnya Cak Imin masih muda, elektabilitas PKB tetap bagus, memiliki wajah Islam yang moderat.
Sedangkan, pemilih di Indonesia itu, lebih cenderung menyukai sosok yang islam moderat.
"Pemilih lebih suka figur Islam yang dialogis, ramah terhadap perbedaan, menghargai keberagaman," kata Ray.
Baca Juga: Honda Bantu SMK Ambon Kembangkan Kurikulum Sepeda Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
-
Pengamat Sebut Masa Depan Politik Gibran Sangat Bergantung pada Pengaruh Jokowi
-
Pemadaman Listrik Berakhir! PLN Umumkan Pasokan Mulai Stabil
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas