Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memastikan pompa-pompa air berada dalam kondisi baik, sehingga diharapkan genangan bisa cepat surut.
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana memastikan sebanyak 18 rumah pompa yang tersebar di 10 kecamatan sudah siap untuk dioperasikan. Selain itu, pihaknya juga menyiagakan sebanyak lima unit pompa mobile.
"Kami sudah siapkan lima unit pompa mobile untuk menangani genangan di Kampung Pulo dan Cakung Timur. Kemudian, 18 rumah pompa juga sudah siap untuk dioperasikan mengatasi genangan," kata Bambang di Jakarta, Senin.
Sejak awal, menurut dia, pihaknya memang telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi genangan atau banjir, baik yang disebabkan hujan lokal maupun kiriman dari daerah Bogor, Jawa Barat.
"Karena kondisi Bendung Katulampa saat ini sudah mencapai level siaga satu, maka kami imbau warga yang ada di bantaran sungai agar lebih waspada, terutama warga yang tinggal di daerah bantaran yang belum dipasangi turap atau 'sheet pile'," ujar Bambang.
Dia menuturkan dari kelima unit pompa mobile tersebut, dua diantaranya disiagakan di Kampung Pulo dan tiga lainnya di Cakung Timur. Masing-masing pompa memiliki kapasitas 250 liter per detik.
"Di Kampung Pulo juga sudah disiapkan lima rumah pompa yang dikelola oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Selain itu, dikerahkan juga dua unit pompa mobile dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC)," tutur Bambang.
Sementara itu, dia mengungkapkan wilayah di Jakarta Timur yang masih tergenang sampai dengan saat ini, antara lain Kampung Melayu, Kampung Rambutan, Cipinang Melayu, Bidara Cina dan Cakung Timur. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat