Suara.com - Banjir merendam pemukiman warga di Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (5/2/2018) malam, sekitar pukul 21.15 WIB. Dilaporkan bahwa air telah mencapai dada orang dewasa, dan menenggelamkan enam RT di wilayah tersebut.
Warga di keenam RT tersebut terpaksa angkat kaki keluar rumah, mengungsi ke tempat aman yang telah disediakan. Mereka berhamburan, panik. Membawa sejumlah perabotan, seperti kasur, televisi, maupun barang elektronik lainnya.
"Dari data sementara ada enam RT yang sudah mengungsi ada 63 kepala keluarga (KK), jumlah jiwa 330 orang," kata Ketua Kampung Siaga Bencana Kelurahan Bidara Cina Yana, di lokasi pengungsian.
Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi di wilayah lain Bidaracina, yakni RT 7, RW 14. Di wilayah tersebut banjir pun kian meninggi, dilaporkan telah mencapai perut orang dewasa.
Warga sekitar pun mulai melakukan evakuasi, menghindari banjir. Di antaranya dengan memindahkan perabotan ke lantai dua rumah.
Namun demikian, warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing, emoh mengungsi ke tempat pengungsian yang disediakan, yakni di Kelurahan Bidaracina dan SDN 05 Pagi Bidaracina.
"Belum mau. Warga masih mau jaga barang perabotan di rumah masing - masing," kata Ketua RW 14 Endang Santoso yang ditemui di lokasi.
Lebih lanjut Santoso mengatakan bahwa pihaknya tengah berdikusi dengan PLN ihwal pemutusan listrik untuk sebagian pemukiman. Pemutusan terpaksa dilakukan untuk menghindari adanya korsleting listrik.
"Ini masih lagi koordinasi sama PLN, RT mana saja yang mau dipadamkan aliran listrik. Untuk jaga-jaga agar tidak ada korsleting listrik," ujar Endang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi