Suara.com - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menilai perbaikan jalan yang rusak akibat longsor di sejumlah titik di jalur Puncak-Bogor akan selesai dalam waktu 10 hari ke depan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik, mengatakan saat memantau lokasi longsor di Puncak Pass, Cianjur, Rabu mengatakan kunjungan yang dilakukannya bersama rombongan Dirjen Perhubungan Darat itu untuk memastikan dan akan mengevakuasi Jalur Puncak.
"Hasil rapat tadi bersama Menteri PUPR dan beberapa instansi terkait, sesegera mungkin dilakukan perbaikan di Jalur Puncak yang rusak dan amblas akibat bencana alam beberapa hari yang lalu," katanya.
Tahap pertama yang akan diperbaiki di wilayah Bogor/Riung Gunung dan di beberapa titik lainnya, bahu jalan tersebut akan dikupas terlebih dahulu sebelum dilakukan perbaikan.
"Kalau untuk Puncak Pass nantinya akan dipasang beton ringan dibagian tebing terlebih dahulu karena kontur tanahnya labil. Harapan kami dalam waktu 10 hari kedepan dan penanganan daruratnya dapat selesai semua," katanya.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Dirjen Perhubungan Darat dan disertai keputusan Menteri PUPR yang mengatur pergerakan arus lalulintas dari Bogor maupun sebaliknya untuk sementara akan dialihkan ke arah Jonggol, Cibubur lalu ke Bogor.
"Bisa juga dilaihkan ke Sukabumi yang pasti Jalur Puncak untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan roda empat hingga perbaikan selesai," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan