Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno sudah bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Rabu (14/2/2018) malam. Dalam pertemuannya dengan Susi, Sandiaga diingatkan terkait tantangan bertanding renang di Festival Danau Sunter pada 25 Februari 2018.
"(Festival) Danau Sunter, kemarin ketemu Bu Susi di salah satu acara TV yang berulang tahun. Dia (Susi) bilang sama saya 'ingat 25 Februari'," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Kamis (15/2/2018).
Dalam festival tersebut Sandiaga akan bertanding melawan Susi. Sandiaga berenang sementara Susi naik Paddling.
Sandiaga mengklaim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menata Danau Sunter yang nantinya digunakan untuk lomba renang bersama Susi.
"Jadi semua in track, kami kebut semuanya dan dari teman-teman (TNI) angkatan laut sudah melakukan penyelaman dan memastikan bahwa venuenya sudah ready," kata dia.
Sandiaga sudah berlatih berenang dengan para atlet beberapa waktu lalu.
"Saya juga sudah latihan dengan atlet, tapi kalau latihan diam-diam ya, karena kita mesti persiapan supaya seru," ucap Sandiaga.
Ketika ditanya apakah dirinya memilki persiapan seperti Susi yang berenang mendekati hiu tutul di perairan laut utara Probolinggo, Jawa Timur, Sandiaga mengaku belum pernah berenang dengan ikan Hiu, melainkan renang dengan ikan Manta Ray (Pari Manta)
Namun ia berharap memiliki persiapan matang dalam perlombaan dengan menteri yang terkenal 'nyentrik' itu.
Baca Juga: Studi: Berenang di Air Dingin Mungkin Bermanfaat Hilangkan Nyeri
"Kalau renang sama Hiu, saya belum pernah renang sama Hiu, tapi waktu di mana pernah juga renang dengan Manta Ray (ikan Pari Manta)," tutur Sandiaga
"Ya persiapannya mudah-mudahan bisa lebih matang lagi, tapi 25 Februari tinggal hampir seminggu. Jadi doain saja teman-teman kita bisa punya kegiatan yang mendorong kecintaan kita pada Danau Sunter," sambungnya.
Sandiaga berharap masyarakat dan berbagai komunitas terlibat dalam Festival Danau Sunter tersebut.
"Nanti juga ada usulan lari mengelilingi Danau Sunter sekali, dan sepeda mungkin tiga atau empat putaran di sana. Karena kami ingin melibatkan lebih banyak komunitasnya dan pelibatan masyarakat di acara festival ini dan merupakan festival pertama dan mudah-mudahan mendorong dihadirkannya lebih banyak danau-danau di situ yang bersih dan bebas dari sampah dan bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat," tandasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026