Suara.com - Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Yayan Yuhana akan memberi pendampingan hukum pada Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan apabila dipanggil polisi.
Anies dilaporkan Komunitas Cyber Indonesia ke Polda Metro Jaya lada Kamis (22/2/2018) lalu. Anies dilaporkan karena membuat kebijakan menutup Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk memfasilitasi Pedagang Kaki Lima.
"Iya ada. Kan memang tugas kami pendampingan (kalau ada pejabat DKI yang dipanggil polisi)," ujar Yayan kepada Suara.com di Balai Kota Jakarta, Selasa (27/2/2018).
Tetapi, Biro Hukum DKI hingga hari ini belum mendapat pemberitahuan dan surat dari polisi soal kabar pemanggilan Anies.
Dalam kasus ini, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta akan segera mengeluarkan surat perintah penyelidikan (SP Lidik) untuk memeriksa Anies.
Terkait hal itu, Yayan belum mau banyak berkomentar. Ia baru akan memberikan keterangan setelah ada surat pemanggilan resmi dari kepolisian.
"Nanti ya, tunggu dulu kalau sudah ada surat panggilannya. Kalau sekarang belum komentar dulu. Silakan saja (kalau ada yang melaporkan), kan semua orang punya hak untuk melaporkannya. Ya nanti kami lihat kalau sudah ada surat resmi dari polisi," katanya.
Yayan menerangkan, Anies belum bicara soal pihak yang melaporkan kebijakan Pemprov DKI ke polisi. Yayan tidak akan banyak memberikan keterangan sebelum ada surat panggilan.
"Itu kan baru info dari media. Dari polisi resminya apa, apakah dipanggil ataukah laporan penyelidikan dulu atau misalnya apa, kami kan nggak tahu. Kami nunggu info resmi dari kepolisian," kata dia.
Baca Juga: Perbanyak Ruang Terbuka Biru, Anies Fokus Percantik Sungai
Menanggapi hal ini Anies tidak mau menjawab. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini lebih memilih senyum kecil ke wartawan.
Laporan tersebut telah diterima polisi dengan nomor LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Dalam laporan itu, Anies diduga melanggar Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!