Suara.com - Menjadi seorang ibu merupakan pekerjaan tersulit untuk anak-anaknya. Seorang ibu, melakukan semua yang mereka bisa agar anak-anak mereka aman dan nyaman.
Bahkan, mereka harus mengorbankan sebagian dari kehidupan mereka sendiri untuk kebaikan anaknya.
Sayangnya, banyak anak yang cenderung melupakan orang tua mereka saat mereka tua dan memasuki masa dewasa.
Alih-alih menghabiskan waktu bersama orang tua mereka, mereka lebih suka mengirim mereka ke panti jompo untuk dijaga oleh orang lain.
Namun tidak yang dilakukan oleh seorang anak lelaki di Taiwan. Ia terpotret menggendong ibunya memakai kain yang diikatkan ke tubuhnya. Fotonya itu viral di media sosial.
Selain menggendong, dalam foto tersebut, laki-laki itu juga menyuapi makanan kepada ibunya yang telah jompo.
Lelaki paruh baya itu terlihat menggendong ibunya yang sakit sambil duduk di Chi Mei Medical Center di Greater Tainan, Taiwan.
Banyak warganet tersentuh oleh aksi lelaki tersebut, serta ingin mencari tahu sosok lelaki itu.
Seperti diwartakan Viral4real, akhirnya sosok lelaki itu terungkap oleh media lokal.
Baca Juga: Merakyat, Tamara Bleszynski Naik Truk Pikap di Belakang
Lelaki itu bernama Ting Tsu Chi berusia 61 tahun. Ia merupakan seorang pensiunan biro Kementerian Kehakiman Tainan.
Menurut mantan rekannya, rupanya, Ting dikenal sebagai anak yang sangat berbakti pada orang tua.
Bahkan, Ting harus melewatkan sebuah promosi karena syaratnya ia harus pindah ke Kota Taipei dan hal itu menyulitkannya untuk merawat sang ibu.
"Tak semua yang dijelaskan dalam laporan berita itu benar, dan saya masih harus belajar menjadi orang yang lebih berbakti lagi pada orang tua," ujarnya, dalam sebuah wawancara dengan media lokal.
Ting mengatakan, bahwa ibunya yang berusia 85 tahun memiliki riwayat penyakit jantung dan tekanan darah tinggi serta membutuhkan perawatan selama 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha