Suara.com - Puluhan ribu makanan kadaluarsa ditemukan di gudang milik PT Pandawa Rezeki Semesta. Penemuan makanan kadaluarsa tersebut didapat dari penggerebekan yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan Pemerintah Provinsi Jakarta telah mendapat laporan terkait temuan makanan kadaluarsa tersebut. Karenanya, pihaknya langsung meneliti temuan makanan kadaluarsa tersebut.
"Lagi diteliti, tapi kami sudah mendapat laporannya," ujar Sandiaga di Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (22/3/2018).
Ia menilai adanya temuan makanan kadaluarsa berkaitan keamanan makanan di Jakarta.
Oleh karena itu, Sandiaga langsung bertindak cepat agar tidak mengganggu masyarakat.
"Ini sekali lagi mengenai food security, mengenai ketahanan dan kedaulatan pangan kita, dan keamanan pangan kita jadi kita langsung tindak cepat. Kami harapkan tidak meresahkan masyarakat," tandasnya.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat menggerebek dua gudang produksi dan tempat penyimpanan makanan milik PT Pandawa Rezeki Semesta digerebek, Senin (19/3/2018). Dari dua gudang tersebut ditemukan puluhan ribu makanan kadaluarsa.
Berita Terkait
-
Soal Pernyataan Prabowo Indonesia Bubar 2030, Ini Respon Sandiaga
-
Rencana Perombakan SKPD, Sandiaga: Tidak Ada Like and Dislike
-
Ombudsman dan Polda Sidak ke Tanah Abang, Sandiaga: Terima Kasih
-
Sandiaga: Warga di Kawasan Kumuh Miskin Juga Harus Pakai Air PAM
-
Temukan Kulit Kabel di Gorong-Gorong, Sandiaga Mau Lapor Polisi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin