Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemprov bakal langsung mencabut izin usaha Karaoke Sense di Mangga Dua Square, Jakarta Utara, terkait kasus narkoba.
"Langsung saja kalau itu, tegas. Kami tak usah pakai peringatan (lagi), langsung ditutup," ujar Sandiaga seusai menghadiri acara di Mall WTC Mangga Dua, Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara, Kamis (12/4/2018).
Sebelum mencabut izin usaha Karaoke Sense, Sandiaga menuturkan lebih dulu menunggu laporan tertulis dari Badan Narkotika Nasional (BNN).
Perintah penutupan itu merupakan buntut razia narkoba di tempat tersebut oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (11/4).
Saat melakukan razia, BNN mengamankan 36 orang pengunjung dan manajemen. Sebanyak 24 orang yang diamankan dinyatakan positif menggunakan narkoba.
"Kami tunggu hasil laporan BNN seperti apa. Kami ingin sampaikan bahwa eksesnya i masyarakat, seperti narkoba atau miras oplosan itu, kami tak mauberkompromi," kata Sandiaga.
"Kami harus tegas sosialisasikan bahwa Jakarta ingin bersih dari narkoba," Sandiaga menambahkan.
Ia memastikan tidak akan mengeluarkan surat peringatan terlebih dahulu untuk manajemen Karaoke Sense.
"Kalau laporannya menunjukkan mereka menjual narkoba tidak usah pakai peringatan. Kami langsung cabut rekomendasi perizinannya," kata Sandiaga.
Baca Juga: Jadwal Leg Kedua Perempatfinal Liga Europa Dini Hari Nanti
Berita Terkait
-
Terancam Ditutup, Pemprov DKI Sudah Lama Awasi Sense Karaoke
-
Anies Bantah Pernyataan Sandiaga soal Sekolah Libur saat AG 2018
-
300 Ribu Warga Menganggur, Sandiaga: Berdoa Biar Dapat Kerja
-
Ditemukan Narkoba, Anies Akan Cabut Usaha Sense Karaoke
-
Gerebek Tempat Karaoke di Mangga Dua, BNN Tangkap 36 Orang
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'