Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan banyak lapangan pekerjaan tercipta di kawasan ibu kota.
Sebab, ia menyebut ada lebih dari 300 ribu masyarakat Jakarta tidak memiliki pekerjaan tetap.
"Kami ingin lapangan kerja lebih terbuka dan kesempatan kerja lebih dirasakan. Karena 300 ribu lebih masyarakat yang menganggur," ujar Sandiaga saat menyampaikan kata sambutan di acara Job Fair, Mall WTC Mangga Dua, Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara, Kamis (12/4/2018).
Kemudian, Sandiaga mengungkapkan ada 38 persen lulusan SMK di Jakarta belum mendapatkan pekerjaan.
"Sementara kota Jakarta bertambah populasinya tiap hari, sedikitnya 300 orang masuk ke Jakarta," tuturnya.
Pemprov DKI, kata Sandiaga, akan fokus menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak mungkin. Sandiaga berharp banyak dari pogram One Kecamatan One Center of Entrepreneurship.
"Pemerintah DKI punya Ok Oce, itu mudah-mudahan wirausaha akan berkembang, kita juga harus kerja sama dengan teman-teman dari karierpad, untuk membuka partisipasi antara kolaborasi pemerintah dan dunia usaha," kata dia.
Selanjutnya, Sandiaga berdoa supaya masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan bisa segera mendapatkan pekerjaan.
"Semoga yang hadir di sini dapat lapangan pekerjaan, amin. Dapat karier yang baik, amin. Dapat penghasilan semuanya lebih baik lagi ke depan, amin. Dan kita bisa dapat rezeki yang melimpah, amin," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar