Suara.com - Rachmawati Soekarnoputeri mengkritik sejumlah kebiasaan Presiden Joko Widodo yang selalu membagikan sepeda dan sertifikat tanah ketika melakukan kunjungan ke daerah.
Hal itu disampaikan Rachmawati, dalam dialog kebangsaan bertemakan #2019 Presiden Harapan Rakyat, di Jalan Buncit Raya, Nomor 135, Jumat (20/4/2018).
"Jangan sampai kita kecolongan lagi memilih pemimpin untuk tahun 2019. Maaf saya kritik. Karena hati kecil saya teriris ketika melihat presiden kita bagi-bagi sepeda, bagi-bagi sertifikat tanah," kata Rahmawati.
Bukan hanya sepeda dan sertifikat tanah yang dikritik oleh Rachmawati. Namun, memasuki tahun politik dalam pemilihan Presiden 2019. Jokowi membagikan sejumlah sembako kepada rakyat.
Menurut Rachmawati pun cara membagikan sembako kepada dengan cara dilempar - lempar yang dilakukan Jokowi seperti tak menghargai rakyatnya.
"Dianggap apa rakyat dilempar - lempar seperti itu (sembako), Bung Karno tidak pernah seperti itu dia selalu memberi arahan dan tujuan. Tujuan apa yang bagus untuk bangsa bukan bagi - bagi sembako kita tahu sembako itu berasal dari impor," ujar Rachmawati.
Maka itu, Rachmawati meminta kepada masyarakat pada pemilihan presiden 2019 mendatang, agar lebih cermat dalam memilih.
Racmawati pun meminta bagi para calon presiden mendatang agar memiliki kriteria seperti Presiden RI pertama, Soekarno.
"Saya mempunyai pendapat berdasarkan pengalaman latar belakangan saya tentu kita harus berkaca kepada Presiden Soekarno beliau sebagai proklamator kemerdekaan indonesia sebagai penggali pancasila dan beliau selalu katakan dirinya adalah lidah rakyat," kata Rachmawati.
Baca Juga: Begini Reaksi Prabowo dan Rachmawati Soal Pengusiran Ustadz Somad
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
Larangan Jelas, Bahaya Nyata: Mengapa Pelanggaran Merokok saat Berkendara Terus Berulang?