Suara.com - Terseret kasus tarian erotis, mantan Ketua Ormas PMR, Aksa Halatu menangis saat dikunjungi oleh ibu kandungnya di dalam Rumah Tahanan Polres Barelang, Minggu (29/4/2018). Dia minta ampun sebagai orangtua.
Sembari bersimpuh di kaki ibunya, Aksa mengambil sebuah botol air mineral menyirami dan membasuh kaki ibu kandungnya.
Ia seakan menyesali kejadian yang menyeretnya menjadi tersangka. Lelaki yang dipenuh tato itu membasuh kaki ibunya sembari sujud sembah seakan merasa berdosa kepada sang ibu atas apa yang menimpanya.
Bahkan terlihat Aksa juga meminum air sisa membasuh kaki ibunya. Ia dan empat orang lainnya tersandung pasal 33 dan 34 Undang Undang Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 dengan ancaman 10 tahun penjara.
Hal ini berawal dari pesta rakyat yang menyuguhkan tarian erotis di depan publik. Celakanya hal itu dilaksanakan bertepatan dengan hari Isra' Mi'raj di lapangan Engku Putri Batam Centre beberapa waktu yang lalu.
Kelima tersangka rencana bakal ditangguhkan penahanan setelah mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo meminta kuasa hukum, Bambang Yulianto melayangkan surat kepada Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki.
Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman Batamnews.co.id yang merupakan media jaringan Suara.com di daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah