Suara.com - Presiden Jokowi memberikan sejumlah pertanyaan pada siswa dan siswi OSIS SMA berprestasi di seluruh Indonesia saat menerima kunjungan para siswa tersebut di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/5/2018).
Sekitar 272 peserta OSIS SMA, saat ini tengah mengikuti kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar yang diadakan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Silakan tunjuk jari (yang bisa menjawab). Pertanyaannya saya sebutkan. Ya, saya kasih sepeda (yang bisa menjawab)," ujar Jokowi.
Pertanyaan pertama yang disampaikan Kepala Negara adalah terkait perhelatan olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Indonesia.
"Kapan Asian Games ke-18 akan dibuka? Dan di kota mana Asian Games dilaksanakan?" tanya Jokowi.
Mendengar pertanyaan ini, hampir semua anggota OSIS tunjuk tangan dan ingin menjawab. Akhirnya, Presiden Jokowi menunjuk ke salah satu siswi yang ada di depan. Dia adalah Rianti Putri, pelajar asal DKI Jakarta.
"Asian Games tanggal 8 Agustus," jawab Rianti.
Mendengar hal ini, Jokowi meminta Rianti untuk mengulangi jawabannya. Rianti terlihat grogi, dan saat menjawab yang kedua kali, ia pun menyebutkan tanggal dengan tepat, yakni 18 Agustus 2018 dan akan berlangsung di Jakarta dan Palembang.
"Benar (18 Agustus 2018), tadi kurang belas. Sepedanya ambil langsung," kata Jokowi.
Baca Juga: Komisi X: Tugas Guru Tak Sebanding dengan Kesejahteraannya
Selanjutnya, Presiden Jokowi menyampaikan pertanyaan kedua. Hal ini masih terkait dengan Indonesia yang beraneka ragam.
Kemudian mantan DKI Gubernur Jakarta ini menerangkan kalau Indonesia memiliki 714 suku, memiliki 514 kabupaten dan kota, 34 Provinsi, serta memiliki lebih dari 1.100 bahasa daerah, agama yang berbeda-beda, dan bermacam-macam tradisi.
"Pertanyaannya, sebutkan 10 nama pulau!" kata Jokowi.
Pertanyaan Presiden Jokowi lagi-lagi terbilang mudah bagi anggota OSIS SMA. Mereka berebut ingin menjawab dengan cara mengangkat tangan dan berteriak 'Saya, Pak... Saya, Pak!'. Akhirnya, Wahyu, siswa dari Nusa Tenggara Barat, yang bisa menjawab dan berhasil mendapatkan sepeda dari Presiden.
"Pulau Sumbawa, Lombok, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Papua, Sumatera, Maluku, Bali," kata Wahyu.
Mengetahui jawaban Wahyu kurang satu, Presiden Jokowi kemudian memberikan bantuan jawaban.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan