Suara.com - Ledakan yang diduga bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela, memporak-porandakan gedung yang terletak di Jalan Ngagel Madya Nomor 1 Surabaya.
Pantauan Suara.com di tempat kejadian, kaca gereja hacur dan darah berceceran di mana-mana. Bahkan, potongan daging tubuh manusia berserakan di jalan-jalan yang jauhnya kurang lebih 120 meter dari TKP.
Petugas kepolisian melingkari satu demi satu ceceran daging yang terbungkus kulit di beberapa tempat saat melakukan olah TKP.
Salah seorang warga sekitar, Fani yang ditemui Suara.com mengatakan, ledakan yang didengarnya sangat dahsyat.
"Rumah saya ke gereja jaraknya kurang lebih 150 meter. Jadi ledakan itu saya dengar dan sangat keras," ungkap Fani, Minggu (13/5/2018).
Kejadian ledakan diinformasikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Manger, ada di tiga tempat. Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, GKI Diponegoro dan GPPS Arjuno.
Dari kejadian tersebut, 8 orang meninggal dan 38 dirawat di rumah sakit. Untuk korban jiwa, 4 di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel Madya, 2 di GKI Diponegoro dan 2 GPPS Arjuno. (Achmad Ali)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor