Suara.com - Diduga akan tawuran, puluhan pemuda yang kedapatan membawa miras oplosan, kayu dan batu, lari terbirit-birit saat digerebek aparat kepolisian Polsek Cikupa menjelang sahur di Jalan Raya Serang KM 14,5 Cikupa, Tangerang, Banten, menjelang sahur, Jumat (1/6/2018)
Dari penggerebekan tersebut, polisi mengamankan belasan pemuda beserta balok dan kayu yang diletakkan tidak jauh dari lokasi mereka berkumpul.
Kapolsek Cikupa Kompol Sumaedi mengatakan, kejadian ini bermula setelah pihaknya dihubungi warga yang resah dengan ulah kelompok pemuda tersebut.
Tak butuh waktu lama, belasan kemudian dikerahkan ke lokasi dan menemukan puluhan pemuda yang tengah berkumpul. Tanpa buang waktu, polisi menyalakan sirine hingga membuat puluhan pemuda tersebut lari terbirit-birit.
"Ada 8 pemuda yang kita amankan dari lokasi, mereka diduga akan tawuran," kata Kompol Sumaedi, Jumat (1/6/2018).
Selain mengamankan 8 pemuda, pihaknya juga mengamankan belasan botol minuman keras oplosan dari kelompok pemuda tersebut beserta kayu dan batu yang diletakkan tidak jauh dari lokasi.
"Jadi, sebelum tawuran mereka minum-minum dulu sambil nungguin lawannya," jelas Sumaedi.
Aksi tawuran yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di indonesia menjelang sahur, mendorong belasan aparat kepolisian Polsek Cikupa menggelar operasi Cipta Kondisi Ramadan. (Anggy Muda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan