Suara.com - Meningkatnya aktivitas transaksi di pasar, baik tradisional maupun mal, diprediksi bakal dibarengi dengan aktivitas kriminal, terutama copet.
Demi meminimalisir ruang gerak para pelaku kriminal tersebut, polisi memajang puluhan wajah pelaku dan tersangka copet yang kerap kali keluar masuk 'hotel prodeo' di sejumlah pasar di Palembang, Sumatera Selatan.
Tidak hanya di pasar, kantor pelayanan masyarakat seperti kantor lurah dan kantor camat pun juga dihiasi oleh banner lebar yang memajang wajah-wajah pelaku. Tujuannya, agar masyarakat dapat mengenali wajah para pelaku jika terlihat di jalan.
Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Edi Rahmat menilai jika, memasuki Lebaran, biasanya para pelaku copet kambuhan sering menyasar para korban yang berbelanja.
Banner ini, lanjutnya, diprioritaskan dipasang di tiga lokasi strategis di kota Palembang, mulai dari Pasar 16 Ilir, Jalan Kolonel Atmo, dan International Plaza Mall.
“Dengan dipajangnya foto-foto pelaku pencopetan ini, masyarakat bisa tetap waspada ketika berbelanja. Terlebih, saat kondisi masyarakat sedang ramai berbelanja untuk kebutuhan Lebaran,” kata Edi, Rabu (6/6/2018).
Selain banner, polisi juga menempatkan beberapa anggota intel maupun busernya untuk memantau pergerakan para pelaku.
"Kegiatan antisipasi ini kita lakukan hampir setiap tahun, jelang Lebaran. Pelaku yang kita pajang ini merupakan kambuhan yang keluar masuk sel dengan kasus yang sama,” katanya. Pos pengamanan Operasi Ketupat Musi 2018, pun ditempatkan di beberapa titik rawan di wilayah Palembang. Sehingga masyarakat yang menjadi korban pencopetan bisa langsung melaporkan kepada polisi. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis