Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jakarta mendata penduduk DKI Jakarta dengan benar. Hal tersebut untuk mengantisipasi warga pendatang dari luar Jakarta pasca arus mudik Idul Fitri 1439 H.
Pendataan juga harus dilakukan pasca arus balik. Penduduk luar Jakarta yang ingin pindah harus memenuhi syarat administrasi yang ditentukan dukcapil.
"Jadi sesudah nanti pulang, arus balik muncul, nanti kita pastikan bahwa ada pendataan yang benar, ikuti aturan yang ada," ujar Anies di Terminal Pulogebang, Jakarta, Rabu (6/6/2018).
Tak hanya itu, Anies menuturkan Pemerintah Provinsi Jakarta menghargai masyarakat yang mencari peruntungan di Jakarta.
"Jadi kita menghargai hak warga negara untuk mendapatkan pekerjaan di manapun juga termasuk di Jakarta," kata dia.
Meski demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menuturkan para pendatang yang ke Jakarta, harus menaati aturan ketentuan hukum serta mengikuti ketentuan yang ada di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Ia menambahkan Pemrov akan meningkatkan pengawasan di lingkungan untuk memastikan keadaan Jakarta aman pada saat mudik.
"Yang penting adalah ketentuan hukum, ketentuan aturan di pencatatan sipil itu ditaati dan kita intensifkan juga selama musim mudik ini, Siskamling atau pengawasan lingkungan 24 jam berjalan. Memastikan juga kondisi Jakarta aman pada saat mereka mudik," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri