Suara.com - Direktur Utama PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menghimbau pemudik yang ingin menggunakan kapal laut untuk membeli tiket secara online. Hal itu diupayakan untuk mengurangi penumpukan antrean pemudik yang membawa kendaraan pribadi.
Ira menjelaskan bahwa puncak arus mudik menggunakan kapal terjadi pada 2-3 hari sebelum lebaran. Di hari-hari itu, jumlah pemudik yang membawa kendaraan bermotor mencapai 20.000 dan antriannya bisa menghabiskan waktu 6 sampai 8 jam.
"Jadi pukul 22.00 WIB sampai 23.00 WIB, pada saat seperti itu motor itu bisa sampai 20 ribuan itu selama 6-8 jam. Nah, sehingga kami ingin menghimbau kalau bisa konsumen belinya tiketnya online," jelas Ira di kantor Menko Maritim, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018).
Untuk menarik pemudik membeli tiket secara online, pihaknya pun telah menyediakan banyak hadiah termasuk satu buah unit sepeda motor.
"Supaya teman-teman juga bersemangat mengubah perilaku kan perlu waktu, itu kan ada hadiah macem-macem termasuk undian motor," katanya.
Selain itu, ia pun menghimbau kepada pemudik untuk mengambil perjalanan siang hari agar bisa mengurai kepadatan antrean kendaraan yang masuk ke kapal laut di malam hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia
-
KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan