Suara.com - Sejumlah politisi angkat bicara akan rencana pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang ingin maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti. Salah satunya Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.
Ace mengaku senang dan gembira mendengar Amien Rais maju sebagai Calon Presiden. Partai Golkar pun menyambut baik atas keinginan Ketua Dewan Kehormatan PAN tersebut. Ace menilai, semakin banyak kandidat maka akan semakin baik untuk demokrasi di Indonesia.
Ace menilai Amien memiliki kapasitas dan kemampuan memimpin Indonesia. Langkah maju sebagai kandidat Pilpres lebih baik dari pada sekedar mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Dari pada teriak-teriak mengkritik Pemerintahan Pak Jokowi lebih baik maju saja sebagai Capres. Berjuang merebut kekuasan pemerintahan. Kita buktikan mana yang paling dipercaya rakyat," kata Ace kepada wartawan, Senin (11/6/2018).
Jika jadi maju sebagai Capres 2019, Ace berharap Amien memiliki nasib yang lebih beruntung dibandingkan pengalamannya pada Pilpres 2004 lalu.
Namun yang menjadi persoalan, apakah akan ada koalisi partai politik yang siap mengusung Amien? Tak sekedar mengusung, tetapi juga memenuhi syarat ambang batas pencalonan Presiden, yakni 20 persen kursi di DPR.
"Bukankah masing-masing partai politik sudah memiliki Capresnya sendiri. Misalnya Gerindra sudah ada Pak Prabowo, PKS sudah memiliki sembilan (nama) calon. PAN setahu saya merekomendasikan ketua umumnya, PBB mencalonkan Pak Yusril, dan lain-lain. Belum lagi Habib Rizieq juga pengen nyapres," tutur Ace.
Untuk Partai Golkar, Ace menegaskan tidak ingin berpaling dari Jokowi dan akan mat-matian agar Jokowi kembali terpilih untuk kedua kalinya.
"Kalau Partai Golkar akan selalu konsisten mendukung Pak Jokowi sebagai Capres. Insya Allah Pak Jokowi akan kembali terpilih menjadi Presiden pada periode kedua," Ace mengakhiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
Terkini
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Kabar Krisis Iklim Bikin Lelah, Bagaimana Cara Mengubahnya Jadi Gerakan Digital?
-
Anggota DPR Tanya ke BNN: Whip Pink Mulai Menggejala, Masuk Narkotika atau Cuma Seperti Aibon?
-
Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Rano Karno: Bagian dari Proyek Raksasa Jakarta
-
Saat Daerah Tak Sanggup Bayar Gaji ASN, Siswa SD di NTT Menyerah pada Hidup Demi Buku Tulis
-
Inilah 7 Fakta Mengejutkan dari Skandal Epstein: Pulau Pedofil hingga Daftar Nama Elite Global
-
Istana Wapres IKN Rampung 100 Persen: Kemegahan Rp1,4 Triliun Berkonsep 'Huma Betang Umai'
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai