Suara.com - Beredar video di media sosial, tersangka kasus pornografi Rizieq Shihab mengaku menerima surat penghentian penyidikan perkara (SP3) atas dugaan kasus chat penyebaran konten pornografi. Istana Kepresidenan akan membahas hal itu, Sabtu (16/6/2018).
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan belum mendapatkan informasi tentang hal tersebut. Ali mengaku akan berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian serta Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis tentang hal tersebut.
"Malam ini (Jumat) saya akan koordinasi. Lewat telepon. Saya akan telepon mereka," kata Ali di Rumah Dinas Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Jalan Widya Chandra III No. 6 Jakarta Selatan, Jumat (15/6/2018) malam.
Selain Kapolri dan Kapolda, Ali mengaku akan berkoordinasi dengan Menteri Sekertariat Negara Pratikno dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk mengkonfirmasi hal tersebut.
"Nanti kalau sudah dapat, saya baca, nanti saya koordinasi dengan temen-temen kita di tim seputar Istana. Kemudian mungkin Pak Pratikno, mungkin Menlu," katanya.
Sebelumnya, dalam sebuah video yang diunggah di YouTube, Kamis (14/6/2018), Rizieq yang tampil bersama istri dan puteri-puterinya mengklaim telah menerima SP3 dari polisi melalui pengacaranya.
"Di hari yang fitri ini, kami juga ingin menyampaikan kabar baik untuk kita semua, alhamdulillah ya rabbil alamin, hari ini kami mendapatkan kiriman surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah, surat asli SP3 kasus chat fitnah yang dikirim oleh pengacara kami, yaitu Bapak Sugito, yang beliau dapatkan SP3 ini dari langsung dari penyidik," ujar Rizieq dari Mekkah melalui video tersebut.
Berita Terkait
-
Pengacara Klaim Ada Penyerahan SP3 Kasus Pornografi ke Rizieq
-
Rizieq Klaim Terima SP3 Kasus Porno, Fahri Hamzah: Terimakasih
-
Rizieq Klaim Kasus Pornonya Dihentikan, Ini Kata Wakapolri
-
Klaim Kasus Pornografi Rizieq Dihentikan, PA 212 Apresiasi Polisi
-
Rizieq Klaim Kasus Chat Porno Dihentikan, Ini Kata Ketua DPR
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Luluh Lantakkan Kota Caracas, Ini Besaran Dua Gempa yang Guncang Venezuela
-
Gempa Bumi Venezuela, Banyak Gedung Runtuh di Caracas dan La Guaira
-
Diduga Terima Suap Ruko dan Miliaran Rupiah, Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Perdana
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
6 Fakta Skandal BEM FH UBK Mengaku Dapat Uang 'Pelicin' dalam Demo Mahasiswa
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Mencekam! Gempa Dahsyat M 7,1 Guncang Venezuela, Peringatan Berpotensi Tsunami Dikeluarkan
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur