Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta H. Abraham Lunggana atau biasa disapa H. Lulung membenarkan kabar yang mengatakan dirinya akan berpindah partai ke Partai Amanat Nasional (PAN).
"Insyaallah," ucap H. Lulung singkat saat ditemui di Masjid At-tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (17/6/2018).
Ia mengakui jika dirinya dipecat dari PPP. Menurut dia, ia dipecat partai berlambang Kabah itu lantaran dirinya tidak mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada gelaran Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu.
"Kalau baca anggaran dasar, saya salah nggak? Makanya saya nggak nuntut, saya hijrah. Semua 10 kursi itu kecewa. Makanya saya ajak ayo bersama saya hijrah," ujar Lulung.
Meski demikian, Lulung belum memastikan apakah akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota legislatif atau tidak.
"Nyaleg? Belum tentu," katanya lagi.
H. Lulung diketahui sejak 2017 lalu dipecat dari sebagai Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW PPP) DKI Jakarta. Hal itu disampaikan Ketua Umum PPP, Djan Faridz, dalam konfrensi pers yang digelar di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP PPP) di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (13/3/2017).
Keputusan ini, kata Djan, ditetapkan setelah digelarnya rapat tingkat DPP pada Minggu (12/3/2017) malam. Adapun alasan pemecatan terhadap Lulung dan sembilan anggota PPP lainnya itu terkait sikap dan pernyataan dukungan pada Pilkada Jakarta lalu.
Lulung diketahui mendukung pasangan calon nomor pemilihan 3, yakni Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta putaran kedua.
Baca Juga: Rano Karno Janji, Kualitas Si Doel the Movie Lebih Baik
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?