Suara.com - Seorang maling motor jatuh dari kendaraan dan terluka parah sampai sekarat setelah beraksi di halaman parkir sekolah, Sabtu (23|6/2018) sekitar pukul 11.45 wita. Pelaku terjatuh saat dikejar warga sehingga mengalami sekarat di Puskesmas Terara dengan kondisi luka yang sangat parah.
Kasus pencurian sepeda motor diketahui oleh penjaga sekolah yang melihat ada dua orang yang tidak dikenal masuk ke halaman parkir sekolah. Salah satu unit sepeda motor yang dirusak oleh pelaku adalah milik Kepala SMPN 2 Terara dengan kuncinya dirusak menggunakan kunci T, kemudian melihat itu penjaga langsung teriak maling sehingga terjatuh sepeda motor yang telah dirusak kuncinya tersebut.
Pelaku yang melihat perbuatannya diketahui langsung kabur menggunakan sepeda motor milik temannya. Dengan kecepatan tinggi ke arah jurusan Rarang, akan tetapi sampai di utara kantor Desa Rarang Tengah pelaku terjatuh, karena tidak mengendalikan laju sepeda motornya.
Pelaku mengalami luka parah pada bagian tubuh dan kepalanya, sedangkan teman pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motornya. Tidak berapa lama petugas datang ke TKP dengan mengevaluasi pelaku ke puskesmas.
Kasubag Humas Kepolisian Lombok Timur, I Made Tista saat dikonfirmasi membenarkan sudah menerima laporan mengenai adanya pelaku yang hendak mencuri sepeda motor di halaman parkir salah satu sekolah di Terara, kemudian ketahuan kabur menyelamatkan diri dengan menggunakan sepeda motor namun akhirnya terjatuh.
“Pelaku mengalami luka parah dan dirawat di puskesmas,” terang Tista. (LomboKita.com/Jaringan Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!