Suara.com - Gubernur Anies Baswedan dan Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said makan siang bersama. Mereka memilih untuk makan di Warung Tegal (warteg) Nurul, jalan Cikditiro, Menteng, Selasa (26/6/2018).
Anies mengaku memilih warteg sebagai tempat makan siangnya untuk mengenang masa lalu Said.
"Dan tadi kita pilih makan di sini sambil (nostalgia), beliau punya memori tersendiri soal tempat ini, jadi kita ambil warung tegal di sini," kata Anies usai menyantap makan siangnya.
Said melanjutkan, saat itu ia menjelaskan masa lalunya di warteg saat membantu Anies dalam kampanye Pilgub 2017.
"Waktu saya membantu beliau untuk persiapan kampanye kan saya bertemu dengan pengurus koperasi warteg, dan pengurusnya itu di sini dan saya makan di sini. Itu artinya 1,5 tahun yang lalu, maka pas janjian, kita makan di warteg yang sama aja," kata Said.
Pada kesempatannya Anies pun mengharapkan warga Jawa Tengah untuk memanfaatkan hak pilihnya pada Pilkada yang jatuh pada 27 Juni 2018 esok. Tak lupa Anies pun meminta warga Jateng untuk memilih pemimpin yang tidak memiliki kasus terkait dengan tata kelola pemerintahan.
"Saya berharap pada warga Jateng untuk memilih pemimpin yang bersih, pemimpin yang tidak memiliki masalah apapun yang terkait dengan tata kelola pemerintahan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Massa Bertopeng Desak KPK Bongkar Kasus Sudirman Said
-
Pilkada Sumsel, Ketua RT Masih Bagikan Surat Undangan Nyoblos
-
Jelang Pemilihan, Sudirman Said Temui Anies di Balai Kota Jakarta
-
Pilkada Sulsel Rawan, Polisi Berpangkat Kombes Turun Gunung
-
99 Ribu Tentara Jaga Pilkada Serentak 2018 Besok, Dijamin Netral
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?