Suara.com - Seorang pria bernama Muhammad Arif Rus’an ditangkap warga di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 6, RT01/02, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara.
Pria tersebut ditangkap setelah melakukan penyebaran koran yang bergambar pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto-Adhy Firdaus.
Warga pun sempat gaduh akibat aksi pria bertopi hitam itu. Bahkan, seorang petugas Linmas perempuan sempat mencak-mencak kepada pria yang mengaku sebagai koordinator saksi paslon nomor urut 2 itu.
Kemudian yang bersangkutan langsung diamankan polisi bersama TNI yang berjaga di TPS untuk pemeriksaan sekaligus meredam emosi warga.
Dalam proses pemeriksaan, Komisioner Panwaslu Kota Bekasi, Muhammad Iqbal Alam Islami yang ikut hadir melakukan pemantauan mengatakan, tidak ada bukti-bukti pidana yang melekat pada Arif.
"Tidak ada bukti pidananya. Jadi ini soal kesalahpahaman saja," kata Iqbal di Polsek Bekasi Utara, Rabu (27/6/2018).
Arif sendiri kini telah dibebaskan kembali.
Sementara itu, hasil Pilwakot Kota Bekasi masih belum bisa diketahui mengingat perhitungan masih berlangsung. (Yakub)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah