Suara.com - Usai menggunakan hak pilihnya di Pilkada Jawa Barat 2018 di TPS 06, Cikeas Function Room, Sekolah Alam Cikeas, Bogor, Rabu (27/6/2018), Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di kantor DPP Partai Demokrat.
SBY akan memantau hasil hitung cepat Pilkada serentak di kantor DPP Partai Demokrat.
Menurut pengamatan Suara.com, SBY yang mengenakan baju batik berwarna biru serta kacamata, datang ditemani istrinya yakni Ani Yudhoyono.
Kedatangan SBY dan istri, langsung disambut Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan kader serta simpatisan yang sudah berada lebih dahulu di kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi, Jakarta.
Keduanya pun langsung memasuki salah satu ruangan di kantor DPP Partai Demokrat.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, nantinya semua kader Partai Demokrat akan berkumpul untuk memantau penghitungan cepat atau Quick Count.
"Sekarang ini bergerak semua kader yang punya hak pilih (tadi) ke TPS, sekarang berbalik ke DPP, sebentar lagi akan ramai disini (DPP)," ujar Hinca di lokasi.
Hinca menambahkan, internal partainya memiliki tim monitoring Pilkada serentak di 171 daerah.
Adapun data-data hasil suara pilkada serentak telah dikirim dari daerah dan dihitung oleh tim internal Partai Demokrat.
Baca Juga: Geger! Kotak Kosong Unggul Sementara di Pilkada Kota Makassar
"Di lantai tiga, kami punya ruang monitoring, untuk memonitor 171 pilkada. Kawan-kawan DPD untuk pilgub yang 17 (provinsi) semuanya standby melaporkan," ucapnya.
Lebih lanjut, Hinca berharap hasil hitung cepat membawa hasil yang baik untuk Partai Demokrat.
"Dari laporan sementara mudah-mudahan apa yang sudah kami siapkan hasilnya baik dan meembuat kita gembira," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat