Suara.com - Gudang tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang ada di Jalan Raya Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa timur, terbakar. Ini hingga mengakibatkan sebagian besar bangunan gudang ludes.
Kepala Kepolisian Sektor Taman Ajun Komisaris Polisi Samirin mengatakan kebakaran terjadi Kamis (28/6/2018) sekitar pukul 08.30 WIB. Sampai dengan pukul 10.30 WIB api masih membakar sebagian isi gudang tersebut.
"Belum diketahui penyebab kebakaran ini, karena saat ini masih berkonsentrasi pada proses pemadaman tersebut," ujarnya ditemui di lokasi kejadian.
Ia mengemukakan, pihaknya juga masih mengumpulkan barang bukti dan saksi terkait dengan kejadian ini, termasuk juga melakukan pengamanan di lokasi tempat terjadinya kebakaran itu.
"Mengingat lokasi kebakaran ini bersebelahan dengan SPBU," ujarnya.
Ia mengatakan, saat ini sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran yang berasal dari Pemkab Sidoarjo dan juga satu unit dari Surabaya.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan proses pemadaman masih terus berlangsung," katanya.
Sementara itu, di lokasi kejadian proses pemadaman masih terus berlangsung, kendaraan pemadam kebakaran harus hilir mudik untuk membantu proses pemadaman.
Pihak kepolisian juga disiagakan untuk membantu proses pengaturan lalu lintas yang ada di depan lokasi kejadian menyusul akibat kejadian ini kemacetan panjang terjadi mulai dari pertigaan Medaeng. (Antara)
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Jambi, Nenek dan Cucu Tewas Terpanggang
Berita Terkait
-
SBY ke Khofifah : Warga Jawa Timur Harus Diayomi dan Disayang
-
Lagu Menuju Jatim Satu Sambut Kemenangan Quick Count Khofifah
-
Perhitungan Final, Gus Ipus Relaksasi Teh Tenangkan Pikiran
-
Hadiah Door Prize Piala Dunia Buat Pencoblos Lapas Sidoarjo
-
Jelang Pilkada, KPK Bingung Soal Hak Suara Tahanan Korupsi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas