Suara.com - Sejumlah warga negara asing (WNA) melakukan studi banding guna melihat pelaksanaan proses pemungutan suara di sejumlah daerah yang melaksanakan Pilkada serentak 2018.
Kunjungan mereka merupakan bagian dari program Bawaslu yang mempersilakan perwakilan negara asing membandingkan situasi pemilu di Indonesia dangan negara asalnya.
Bernadette Mary Paterson, perwakilan KPU Australia menyatakan, terdapat perbedaan mengenai hukum kepada orang-orang yang tak menggunakan hak suaranya alias golongan putih (golput).
"Kalau di Australia hukumnya setiap warga wajib untuk menggunakan hak pilihnya, ada hukum yang mengikat," kata Mary, Kamis (28/6/2018).
Mereka yang golput akan dikenakan sanksi, lantaran hal tersebut dianggap melanggar hukum.
"Konsekuensinya apabila golput bisa mendapatkan hukuman berupa denda atau bahkan dipenjara," ungkapnya.
Hal yang serupa seperti pemilu di Australia, sambung Mary, yakni bentuk kotak suara yang terbuat dari bahan seng.
Mary juga mengapresiasi pelaksanaan pemilu di Indonesia yang melibatkan aparat kepolisian beserta TNI, untuk menjaga proses pemungutan suara berjalan secara transparan. [Yakub]
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar