Suara.com - Motif Aris menghabisi nyawa mantan pacar yang berprofesi sebagai petugas kebersihan bernama Rina Casrina, akhirnya terungkap.
Pelaku nekat membunuh wanita berjilbab itu karena sakit hati, setelah hubungannya ingin dikandaskan korban.
"Dia (Aris) sakit hati, tidak mau diputuskan oleh pacarnya. Makanya dia berencana habisi nyawa korban, dan akhirnya benar-benar dilakukan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Edi Suranta Sitepu saat dikonfirmasi, Rabu (4/7/2018).
Aksi pembunuhan terhadap Rina dilakukan Aris di sebuah gudang kosong di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Aris terlibat keributan hingga akhirnya membunuh korban. Saat ditemukan tewas, Rina mengalami luka-luka lebam di bagian wajah dan luka di leher diduga bekas cekikan.
"Ada luka memar di bagian kepalanya lebam di wajah sama leher," kata dia
Terkait pengungkapan kasus ini, polisi juga masih mencari barang berharga yang dibawa kabur Aris seusai membunuh korban. Barang bukti yang ikut raib yakni telepon genggam dan perhiasan milik korban.
Polisi meringkus Aris saat sedang berada di pinggir jalan di Lampung. Pelaku sempat buron seusai membunuh mantan pacar. Kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Barat.
Baca Juga: Ini Dia 5 Raja Diving di Piala Dunia 2018
Tag
Berita Terkait
-
Foto Bugilnya Mau Disebar, Rina Juga Dibunuh dan Dirampok Pacar
-
Tepati Janji, Polisi Akhirnya Bekuk Pembunuh Gadis Berhijab
-
Polisi Janji Tangkap Pembunuh Sadis Rina Casrina Hari Ini
-
Berbekal Chat WhatsApp, Polisi Cari Pacar dan Pembunuh Casrina
-
Ada Sidik Jari di Leher, Rina Casrina Diduga Tewas Dicekik Pacar
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri