Suara.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies mengaku, pertemuan itu telah direncanakan sejak bulan Ramadan lalu, namun bisa terlaksana hari ini
Pertemuan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Anies yang belakangan digadang gadang sebagai kandidat bakal cawapres Prabowo Subianto itu belangsung tertutup di kantor MPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018).
Dalam pertemuan tadi Anies menjelaskan perkembangan penghentian proyek reklasi di pantai utara Jakarta.
“Jadi saya cerita tentang perkembangan kebijakan ke depan soal reklamasi, disampaikan bahwa ini sudah ada, lengkap nih hasil verifikasi reklamasi di sana. Nanti semuanya lengkap kami akan umum kan, sekarang update saja dulu. Intinya kami konsisten menghentikan kegiatan reklamasi,” kata Anies usai pertemuan.
Kemudian untuk pulau yang sudah jadi proses reklamasi akan dimanfaatkan oleh pemerintah untuk kepentingan publik. Semua kegiatan di pulau-pulau proyek teklamasi kini tengah diverifikasi dan diperiksa.
“Yang sudah ada (pulau yang direklamasi) nanti dibatalkan,” ujar dia.
Selain membahas kebijakan pemprov DKI soal reklamasi, Anies mengakui pertemuannya dengan Zulkifli juga membahas isu politik.
“Oh iya, beliau banyak bicara tentang politik, saya mendengarkan,” tutur dia.
Baca Juga: Deklarasi Dukungan Jadi Capres, Anies Klaim Utamakan Urus Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura