Suara.com - Cuaca dengan temperatur cukup rendah melanda wilayah Bandung membuat dedauan di Desa Neglasari, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat membeku.
"Itu daun yang membeku pas pagi hari itu ada di daerah atas, daerah pegunungan, di Desa Neglasari, kebetulan teman saya ada yang tinggal di sana dan kata teman saya memang daun di sana membeku kalau pagi hari," kata salah seorang warga Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Yanto, ketika dihubungi, Sabtu (7/7/2018).
Yanto mengaku saat ini udara pada pagi hari di tempat tinggalnya rerasa lebih dingin dari biasanya.
"Di Kota Bandung saja suhu, katanya mencapai 16 derajat, apalagi di sini kang, daerah saya kan daerah dataran tinggi, jadi memang sangat dingin," tambahnya.
Menurut dia suhu udara yang dingin terutama dini hari membuat embun menjadi terasa beku.
"Suka muncul embun yang akan terasa kasar seperti beku saat pagi hari. Bahkan kata teman saya yang di Neglasari, dia itu menyimpan motor di luar malam hari, ketika subuh mau dipakai itu motornya diselemuti semacam es," jelas dia.
Ia menuturkan untuk menghangatkan badan dan ruangan warga di Kecamatan Neglasari bisanya menyalakan perapian di dalam pemanas tradisional yang disebut hawu.
"Rata-rata warga punya hawu untuk menghangatkan suhu ruangan dan tubuh," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter