Suara.com - Majelis Tinggi Partai Demokrat akan menggelar sidang penentuan koalisi Partai Demokrat dan calon presiden atau calon wakil presiden di kediaman pribadi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/7/2018).
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan membenarkan adanya sidang tersebut yang rencananya bakal dimulai pada pukul 14.00 WIB siang nanti.
"Iya jam 2 siang," kata Syarief di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senin (9/7/2018).
Syarief menjelaskan, tugas majelis tinggi tersebut beragam yakni menetapkan calon legislatif DPR RI, menetapakan gubernur dan wakil gubernur dan terakhir ialah menetapkan capres dan cawapres.
"Artinya ini yang menjadi tugas majelis tinggi," kata dia.
Untuk diketahui, hingga saat ini Partai Demokrat belum memutuskan untuk berkoalisi dengan partai manapun baik dengan partai oposisi maupun dengan partai pendukung pemerintah.
Namun akhir-akhir ini, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) santer terdengar akan dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019 nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Polri Kebut 1.179 Dapur MBG, 2,9 Juta Warga Disasar hingga Pelosok Wilayah 3T
-
BPK Periksa Gus Yaqut, KPK Tegaskan Sudah Ada Koordinasi
-
Polri Jadi Bulan-bulanan, Prabowo: Itu Risiko, Dulu Jenderal TNI Dimaki-Dituduh Melanggar HAM
-
Indonesia Kejar Ciptakan Jutaan Green Jobs, Sudah Siapkah Talenta Kita?
-
Syarat Ikut Mudik Gratis Lebaran 2026, Catat Dokumen dan Cara Daftarnya
-
Digerebek di Kamar Hotel Dumai, WNA Malaysia Bawa 99.600 Butir Happy Five Senilai Rp39,8 Miliar!
-
Prabowo: MBG Mungkin Tidak Penting untuk Orang Cukup Berada Tapi Mayoritas Rakyat Perlu
-
Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina
-
KPK Bantah Ada Penyidik Bernama Bayu Sigit yang Minta Rp10 Miliar untuk Tutup Kasus RPTKA
-
Tancap Gas! Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG Pada 2026, Bakal Serap 58 Ribu Tenaga Kerja