Suara.com - Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic mencuri perhatian publik, tatkala tim nasional sepak bola negaranya berhasil lolos ke babak final Piala Dunia 2018.
Kroasia sukses mendapat tiket laga final PD 2018 Rusia setelah menekuk Inggris 2-1 di Stadion Luhzniki, Moskow, Rusia, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB.
Kitarovic mencuri perhatian publik setelah video dirinya kegirangan saat mendatangi ruang ganti timnas, seusai pertandingan tersebut.
Ketika di ruang ganti itu, Kitarovic memeluk semua pemain timnas yang mayoritas setengah telanjang.
Video dan foto-foto Kitarovic memeluk Luka Modric Cs yang hanya memakai celana dalam itulah yang viral di media sosial.
Perempuan yang menjabat sebagai Presiden Kroasia sejak 19 Februari 2015 itu, dikenal sebagai sosok yang cantik dan seksi di mata publik.
Malah, foto Kitarovic saat masih berusia muda sering disamakan orang dengan model panas asal Amerika Serikat (AS), Coco Austin.
Media bombastis asal Inggris, The Sun, Kamis (12/7/2018), memberitakan sang presiden bahkan dianggap mirip dengan beberapa bintang film porno yang bekerja untuk perusahaan Diamond Foxxx.
The Sun juga menuliskan keseksian Kitarovic sering kali membuat kebanyakan orang sulit membedakannya dengan beberapa bintang film dewasa.
Baca Juga: Lalu Zohri "Bocah Ajaib dari Lombok" Dapat Beasiswa dari Menpora
Namun, siapa yang menyangka bahwa Kitarovic telah berusia kepala lima? Ya, Kolinda Gabar-Kitarovic lahir di Rijeka, Yugoslavia, 29 April 1968 silam.
Kitarovic sebenarnya merupakan perempuan cerdas yang mengenyam pendidikan menengah dan tingginya di Amerika Serikat dan Eropa, bahkan di kampus paling elite dunia.
Kitarovic pernah mengenyam pendidikan setingkat SMA di Los Alamos High School di New Mexico selama setahun. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya ke beberapa sekolah, di antaranya di Zagreb, Kroasia; Wina, Austria; dan Washington DC, AS.
Perempuan yang menjadi korban beredarnya foto palsu berbikini pada 2016 itu telah menyelesaikan studi doktornya di salah satu perguruan tinggi ternama di AS, Harvard University.
Saking cerdasnya, Grabar-Kitarovic menguasai beberapa bahasa, yakni bahasa Kroasia, Inggris, Spanyol, dan Portugal. Selain itu, dia juga memahami bahasa Jerman, Prancis, dan Italia.
Perempuan 50 tahun tersebut telah memiliki satu putri bernama Katarina, yang kini berusia 17 tahun. Putri sang presiden Kroasia itu merupakan buah cintanya dengan Jakov Kitarovic. Mereka berdua menikah pada 1996 silam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon