Suara.com - Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan mengangkat Lalu Muhammad Zohri sebagai pegawai negeri sipil pada tahun 2018 ini. Dia akan menjadi PNS dengan formasi khusus.
"Jadi tadi saya sudah putuskan dengan kawan-kawan, termasuk juga ini nanti akan menjadi program 2018. Kan sebentar lagi kami akan mengumumkan penerimaan PNS baru, saya akan masukkan Zohri ke situ. Zohri ini akan kami angkat menjadi PNS dengan formasi khusus," kata Menpan RB Asman Abnur dalam acara Leader's Talk di Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/7/2018).
Zohri adalah juara dunia lari 100 meter dalam ajang Kejuaraan Dunia Atletik U-20. Dia berhasil mengungguli dua pelari dari Amerika Serikat dengan waktu tercepat 10,18 detik.
Asman mengatakan, Zohri nantinya menjadi PNS pada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Namun, karena umurnya belum cukup untuk menjadi PNS, maka pengangkatannya belum bisa dilakukan.
"Nanti di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Jadi biar nanti, sementara dia jadi atlet, dia bekerja sebagai atlet, tapi di Kemenpora pegawai negerinya. Nanti setelah dia tidak jadi atlet, baru jadi pelatih," katanya.
Asman mengatakan, pengangkatan Lalu Zohri sebagai PNS merupakan bentuk apresiasi negara atas prestasinya yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
"Karena dia sudah memenuhi kriteria sebagai atlet berprestasi tingkat dunia, tinggal nanti menunggu umurnya 18 tahun. Kalau tak salah tahun ini 18 tahun," tandas Asman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku