Suara.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri cuma tersenyum mendengar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menyambangi kantor pusat partainya, Jumat (13/7/2018).
Megawati tidak sempat bertemu dengan Agus. Pasalnya, Megawati baru datang ke kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, setelah petinggi Partai Demokrat itu pergi.
Sekertaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto mengatakan, dirinya melaporkan kedatangan Agus kepada Megawati. Ia menuturkan, Megawati langsung membalasnya dengan senyuman.
"Seperti biasanya tersenyum," kata Hasto.
Hasto memaparkan, PDIP ingin merangkul Partai Demokrat untuk memperjuangkan kekuatan koalisi partai pendukung Joko Widodo di Pilpres 2019.
"Tadi pembahasan tentu saja kami sebagai partai pengusung Pak Jokowi, kami merangkul, kami mencoba memperjuangkan agar koalisi itu semakin representatif terhadap kondisi dan dinamika politik nasional," paparnya.
Ia juga mengandaikan, apabila Partai Demokrat ataupun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mau bergabung ke dalam koalisi Jokowi, dapat menaikkan kekuatan koalisi Jokowi hingga 62,6 persen.
"Artinya legitimasi di parlemen akan menjadi masif bagi penguatan dukungan dari rakyat," pungkasnya.
Baca Juga: Mulai Dipasarkan, All New Honda PCX Hybrid Dibanderol Rp 40 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Diprotes Warga Srengseng Sawah, Pemprov DKI Jakarta Siap Evaluasi Izin Party Station
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith