Suara.com - Seorang pengemudi mobil berinisial IP ditangkap lantaran membawa narkoba jenis ganja dan alat hisap sabu-sabu alias bong.
Barang bukti ganja dan bong itu ditemukan setelah IP diberhentikan polisi lantaran dianggap melanggar sistem ganjil - genap di kawasan Bundaran Senayan, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (16/7/2018) malam.
"(IP) ditangkap di Bundaran Senayan pada saat genap ganjil oleh polantas," kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak, Selasa (17/7/2018).
IP yang berstatus sebagai wiraswasta itu digeledah petugas setelah tak bisa memberikan kelengkapan surat-surat mobil yang dikemudikannya.
Polisi lalu lintas (Polantas) lalu melakukan penggeledahan terhadap barang-barang yang ada di dalam mobil pelaku.
"Pas dimintai surat-surat mobilnya, tidak lengkap, kemudian digeledah mobilnya. Ditemukan linting ganja dalam kotak rokok di bawah jok-nya. Kemudian di sebelah kanannya, didekat sopir dia kan bawa mobil sendiri ditemukan bong," katanya.
Terkait adanya temuan narkoba itu, IP langsung digelandang ke Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Sejauh ini, polisi juga belum melakukan tes urine pasca IP ditangkap lantaran bawa narkoba saat berkendara.
"Belum tes urine. Kita baru interogasi (IP)," tandas Calvijn.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour