Suara.com - Warga Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten baru saja digegerkan akan penemuan jasad bayi di daerah itu. Bayi malang itu pertama kali ditemukan oleh seseorang bernama Andi pada Sabtu (21/7/2018) kemarin.
Dikutip dari laman, Bantenhits.com (jaringan Suara.com), jasad bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan di pintu air Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang pada Sabtu (21/7/2018).
Kapolsek Batuceper, Kompol Hidayat Iyan mengatakan, mayat bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang pemulang bernama Andi yang tengah mencari barang-barang bekas di tumpukan sampah.
"Mengambang di pinggir sungai. Saksi (Andi) mengira itu boneka, ternyata setelah memastikan, itu bayi yang sudah meninggal," kata Hidayat.
Polisi menduga, jasad bayi malang tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya yang enggan bertanggung jawab. Sementara dari hasil pemeriksaan petugas medis, bayi tersebut sudah meninggal lebih dari 24 jam.
"Diperkirakan sudah meninggal antara dua atau tiga hari, karena kondisinya sudah membusuk," ujar Hidayat.
Atas peristiwa itu, polisi akan menyelidiki dan mencari pelaku yang tega membuang bayi nahas tersebut.
"Kami akan telusuri barangkali ada masyarakat di sekitar kita yang sudah melahirkan tapi tidak ada bayinya. Belum tentu juga bayi itu dibuang oleh warga kita," imbuh Hidayat.
Artikel ini pertama kali ditulis di laman Bantenhits.com dengan judul "Disangka Boneka di Tumpukan Sumpah Ternyata Mayat Bayi"
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag