Suara.com - Pilot Lion Air Captain Bambang Sugiri yang meninggal karena kecelakaan mobil di Arab Saudi, Sabtu (21/7) akan dimakamkan di Madinah pada Minggu (22/7).
"Rencananya almarhum akan dimakamkan hari ini (22/ 7) di Madinah berdasarkan hasil keputusan dari keluarga," kata Sekretaris Perusahaan Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resmi di Serang, Minggu.
Dia mengatakan Lion Air juga telah bekerjasama dengan berbagai pihak dalam proses penanganan jenazah, sehingga mendapatkan layanan pengurusan terbaik.
Lion Air (kode penerbangan JT) anggota Lion Air Group menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu penerbang (pilot) atas nama Capt. Bambang Sugiri di Madinah, Arab Saudi.
Danang mengatakan telah menyerahkan dan bekerjasama dengan pihak Kedutaaan Besar Republik Indonesia di Saudi Arabia terkait peristiwa atas kecelakaan yang terjadi di jalan raya pada Sabtu (21/ 7) yang menimpa almarhum.
Almarhum Captain Bambang Sugiri merupakan pilot senior Boeing 737NG, bertugas di Madinah selama musim haji untuk mengangkut jemaah dari negara Afrika dan India.Tim Perbantuan Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah di Madinah saat ini tengah mengurus jenazahnya.
Informasi kejadian, ujar anggota Tim Media KJRI Jeddah Fauzy Chusny, diperoleh dari perawat WNI yang bekerja di Rumah Sakit Uhud, Madinah, Desi Arisanti.
Tim kemudian mendatangi rumah sakit tempat jenazah disemayamkan untuk melakukan koordinasi dilanjutkan dengan mendatangi rekan-rekan korban di penginapan yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah sakit.
Dari penuturan rekan korban yang saat itu menemaninya berbelanja, Widjanarko Tri Istiadi, peristiwa terjadi sekitar pukul 14:30 waktu setempat saat korban bersama rekan-rekannya menyeberang jalan selepas berbelanja di sebuah swalayan dekat penginapannya.
Baca Juga: Mobil Plat Merah Tabrak Beruntun 6 Motor dan Gerobak Pecel Ayam
Namun nahas, sebuah mobil juga sedang melaju kencang yang seketika merenggut nyawa korban. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK