Suara.com - Kendaraan operasional pick up berplat merah milik Kecamatan Menes menabrak 6 sepeda motor. Kecelakaan beruntun itu melibatkan mobil Suzuki APV Pikap hitam dengan Nomor Polisi A 8127 J itu juga menabrak satu gerobak pecel ayam.
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Alun-alun Menes, tepatnya Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Banten sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (21/7/2018).
Kendaraan Suzuki APV Pikap plat merah yang dikemudikan oleh Endin Sahrudin yang melaju dari arah Alun-Alun Menes menuju arah Cimanying melawan arus. Pada saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kendaraan tersebut menabrak gerobak pecel ayam yang berada di bahu jalan sebelah kanan.
Usai menabrak gerobak, kemudian kendaraan tersebut hilang kendali dan menabrak kendaraan sepeda motor Yamaha Fino plat A 2140 MR yang dikendarai oleh Vita, memudian mobil tersebut membanting kemudi ke kanan menabrak sepeda motor Yamaa Mio plat A 3997 FN.
Setelah menabrak motor Mio, mobil tersebut menabrak kembali motor Honda Beat dengan plat B 6450 CVP yang sedang terparkir di bahu jalan sebelah kanan, setelah itu menabrak kembali kendaraan Honda Vario plat A 4476 LC yang dikendarai oleh Uya Mahuya dan kendaraan Honda Vario nomor polisi A 4677 LF yang dikendarai oleh Budi serta Honda Supra Fit plat B 6652 BZD yang dikendarai oleh Adyani yang sedang berhenti mengisi Bensin.
Akibat kejadian kecelakaan itu, pengendara sepeda Motor Honda Vario Budi Setiawan, pengendara Honda Vario Uya, Azka, Hafizah serta penumpang Yamaha Fino Hadijah mengalami luka-luka.
“Para korban mengalami luka ringan dan di evakuasi ke Puskesmas Menes, namun untuk Hadijah terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Berkah Pandeglang untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif,” kata Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Tesyar Rhofaldi.
Akibat kejadian itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta. (Bantennews.co.id/Jaringan Suara.com)
Baca Juga: Polisi Periksa 6 Saksi Kecelakaan KM Lestari Maju di Selayar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat