Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyediakan nasi liwet ketika Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono datang ke rumahnya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018) pagi. Pertemuan itu akan membahas koalisi partai untuk Pemilihan Presiden 2019 (Pilpres 2019).
Salah satu petugas katering mengatakan menu yang disajikan untuk pertemuan tersebut menu yang biasa disajikan pada hotel mewah. Namun, ia tidak begitu mengetahui menu lengkap yang disajikan dalam pertemuan penting tersebut.
"Kalau di dalem, ada nasi liwet. Sisanya saya nggak tahu, beda katering soalnya itu dari hotel," kata salah satu petigas katering.
Namun, untuk para awak media yang bertugas pada pertemuan tersebut, Prabowo menyajikan menu makanan khas Padang seperti opor ayam, rendang balado, sate kambing serta menu makanan lainnya disajikan di luar kediaman Prabowo.
Pertemuan tersebut merupakan pertemuan balasan atas kunjungan Prabowo ke rumah SBY di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan pada pekan lalu. Pertemuan kali ini, tentu melanjutkan pembahasan perihal koalisi di antar kedua partai.
Berita Terkait
-
Gerindra: Kunjungan SBY ke Prabowo untuk Mantapkan Koalisi
-
Berbatik Biru, SBY Datang ke Rumah Prabowo: Selamat Pagi
-
Hampir Cocok, Prediksi Pertemuan SBY - Prabowo di Kertanegara
-
Hari Ini, SBY - Prabowo Kembali Bertemu Matangkan Koalisi Pilpres
-
Cawapres Prabowo, GNPF Rekomendasikan Abdul Somad dan Salim Segaf
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura