Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau atau memeriksa hasil renovasi trotoar di kawasan Karet, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018) sore. Jokowi ditemani Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, Jokowi tiba di depan gedung Le Meridien pukul 17.00 WIB dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang. Anies dan Basuki juga mengenakan kemeja putih.
Ketiganya terlihat bincang-bincang sambil melangkahkan kakinya di trotoar yang mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia.
Di depan Davinci Tower terlihat renovasi trotoar belum selesai, da masih ada petugas yang bekerja.
Hampir rampung 100 persen
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, menyebutkan, persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat hampir mencapai 100 persen.
"Dari hasil rapat yang kita bicarakan bersama panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Kemenpora, TNI dan Polri, hampir keseluruhan baik dari pengamanan, penyelenggaraan, fasilitas sudah hampir mencapai 100 persen," kata Wiranto saat jumpa pers usai menggelar rapat koordinasi khusus di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (2/8/2018).
Dalam Rakorsus itu, di antarannya hadir Ketua Panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Dewa Broto, dan Kasum TNI Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan.
Ia berharap, pada hari H pelaksanaan Asian Games 2018 berjalan dengan aman dan lancar.
Baca Juga: Nenek Mimi, Setahun Setelah Diselamatkan Jokowi dan Ahok
"Sejumlah kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam Asian Games fokus pada penuntasan hambatan, permasalahan, maupun ancaman yang belum terselesaikan. Jadi, pada hari H semua hal yang mengganggu pelaksanaan Asian Games dapat dinetralisir," kata mantan Panglima ABRI (Panglima TNI) ini.
Wiranto mengatakan, kesiapan penyelenggaraan Asian Games akan ditinjau dari masalah pengamanan penyelenggaraan, penyajian fasilitas pendukung, time schedule, ticketing, penonton, dan suporter, sehingga pada pelaksanaannya nanti dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
Menurut dia, pada pelaksanaan Asian Games 2018 nanti, Indonesia akan menerima banyak kunjungan dari negara-negara lain. Ada sekitar 45 negara peserta Asian Games, sekitar 17 ribu atlet, dan 7 ribu personel media dalam negeri dan internasional serta wisatawan-wisatawan mancanegara.
"Pemerintah juga akan fokus pada pengamanan daerah wisata di berbagai wilayah Indonesia, mulai tempat hiburannya, transportasi, akomodasi, hingga lokasi wisatanya," tutur purnawirawan Jenderal bintang empat ini.
Selain itu, Indonesia juga fokus pada penanganan ancaman siber, termasuk ujaran kebencian dan hoaks yang beredar di media sosial.
Pemerintah juga memprioritaskan pengamanan kontingen-kontingen Asian Games 2018 serta para pejabat negara-negara lain yang akan menghadiri kegiatan besar ini.
Menko Polhukam berharap masyarakat mendukung penuh kesuksesan pelaksanaan Asian Games 2018 agar berjalan sesuai yang diharapkan.
"Saya harapkan teman-teman yang hobinya demo sementara libur dululah, ya. Kita libur dulu, sebulan nggak ada demo lebih bagus ya, nanti dilanjut lagi kalau mau. Kan begitu. Jadi penonton yang sopan, yang baik," kata Wiranto.
Berita Terkait
-
Ray Rangkuti: JK Jadi Cawapres, Jokowi dan Partai Koalisi Rugi
-
Uji Materi Masa Jabatan Wapres Diduga Hanya Jadi Alasan Jokowi
-
Jokowi: Kuasai Pasar Otomotif Dalam Negeri, Tingkatkan Ekspor
-
Malam Ini, Santri Jakarta Doakan Jokowi Jadi Presiden Lagi
-
Jelang Pilpres 2019, Dukungan Jenderal Purnawirawan TNI Terbelah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
KPK Pantau Kondisi Kesehatan Gus Yaqut yang Dirawat di RS Polri
-
Jokowi Mulai Safari ke Lampung, Gerindra Tak Masalah: Selamat Ya, Sudah Sehat Kembali
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa