Suara.com - Santri yang tergabung dalam Aliansi Santri Jakarta (Alaska) akan menggelar acara doa bersama untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Taman Pojok Aspirasi Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018) malam. Acara ini akan dimulai dari pukul 19.00 sampai dengan 21.00 WIB.
Ketua Koordinator Aliansi Santri Jakarta Abdul Qodir mengatakan, selain doa acara nanti nalam juga akan ada deklarasi dukungan untuk Jokowi.
"Tanggungjawab sebagai rasa terima kasih kami kepada Presiden Jokowi untuk mendoakan, mendukung, dan mengawal Bapak Jokowi untuk kembali menjadi presiden pada Pemilu 2019 nanti," ujar Qodir kepada Suara.com.
Terkait nama calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi, Aliansi Santri Jakarta menyerahkan sepenuhnya kepada calon petahana.
"Siapapun yang dipilih Pak Jokowi, kami dukung. Domain kami nendukung penuh Pak Jokowi," kata Qodir.
Qodir mengajak masyarakat untuk bersabar menunggu pengumuman nama cawapres untuk Jokowi. Apalagi pendaftaran capres dan cawapres baru dibuka dari tanggal 4 sampai 10 Agustus 2018
"Jokowi sudah membentuk tim penyeleksi cawapresnya. Kita tunggu saja siapa ya dipilih," kata dia.
Acara nanti malam akan diawali dengan pembacaan shalawat. Kemudian dilanjutkan dengan ceramah kebangsaan oleh Ust. Amiruddin Bashori.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan orasi, mendaulat Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinan periode kedua dan menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk memilih pasangannya di Pilpres 2019.
Baca Juga: Jelang Pilpres 2019, Dukungan Jenderal Purnawirawan TNI Terbelah
Lebih jauh Qodir mengatakan, acara nanti malam sudah mendapat izin dari Polda Metro Jaya. Ia mengklaim akan dihadiri oleh ratusan santri di Jakarta.
"Sementara hanya perwakilan santri Jakarta (yang hadir) kurang lebih 500 orang santri," ucap Qodir.
Berita Terkait
-
Belum Sebulan, Pendaftar Istana Bogor Open Capai 5.831 Orang
-
Jelang Pilpres 2019, Dukungan Jenderal Purnawirawan TNI Terbelah
-
Asian Games : Jokowi Lepas Kontingen Indonesia Pekan Depan
-
Hadapi Prabowo, 14 Pensiunan Perwira TNI Siap Bentengi Jokowi
-
Jokowi Sebut Mobil Listrik Jadi Tantangan Industri Otomotif
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK