Suara.com - Lim Tjiu Hio (66) ditemukan tewas tergeletak di sofa ruang tamu di kediamannya di Villa Kapuk Mas, Blok H5, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (26/7/2018). Sementara anak bungsunya, Suhawi (33) menderita luka-luka di beberapa bagian tubuhnya akibat tusukan senjata tajam.
Sumarto (69) bercerita jika istri tercintanya mendambakan kehadiran seorang cucu semasa hidupnya. Namun sampai ajal menjemput, impian memiliki seorang cucu menjadi harapan yang tak sampai.
Sumarto dan Lim Tjiu Hio memiliki empat orang anak, semuanya laki-laki. Anak pertamanya, Susanto (40) tinggal bersama mereka, anak keduanya Sulamat (39) menetap di Cina, anak ketiganya Wilian (35) bekerja dan menetap di Australia, dan si bungsu Suhawi (33) tinggal di sebuah apartemen di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Sumarto mengatakan dari keempat anaknya, hanya Wilian yang baru menikah. Sementara Susanto dan Suhawi baru bertunangan.
"Mama ingin sekali punya cucu. Biar kalau anak-anak punya anak, dia bisa jaga," kata Sumarto kepada Suara.com saat ditemui di kediamannya di Villa Kapuk Mas, Blok H5, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2018).
Sumarto mengatakan jika tahun depan, rencananya kedua anak mereka Susanto dan Suhawi akan melangsungkan pernikahan. Dirinya mengatakan jika istrinya selalu meminta agar anaknya cepat menikah agar bisa menggendong cucu.
"Mama selalu minta sama anak-anak agar cepat nikah. Rencananya tahun depan dua anak saya mau nikah," jelasnya.
Nenek Lim telah dikremasi, Selasa (31/7/2018) di rumah duka Jelambar, Jakarta Barat. Sebagian abunya dilarung ke laut, sebagian lainnya disimpan di sebuah wihara di daerah Teluk Gong, Jakarta Utara.
Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Lokasi Nenek Lim Tewas Dibunuh dengan Sadis
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?