Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota Kombes Pol Indarto belum mengetahui jika ada anggotanya yang merupakan istri saah satu tersangka pembunuhan Herdi Sibolga, di Penjaringan, Jakarta Utara.
Indarto baru mengetahui setelah Suara.com mencoba mengkonfirmasi perihal salah satu polisi wanita atau Polwan berinisial AN yang merupakan istri eksekutor penembak bos minyak, Abdullah Sunandar.
"Belum tahun, memang siapa namanya?" kata Indarto kepada Suara.com, Kamis (2/8/2018).
Hingga kini, Indarto juga belum mengetahui AN berada di unit mana. Sebab, jumah Polwan di Polres Metropolitan Bekasi Kota cukup banyak.
Namun, ia memastikan jika pun AN adalah seorang istri tersangka pembunuhan, pihaknya tidak akan gegabah memberikan sanksi etik.
"Selama (AN) tidak terlibat, tidak ada sanksi, tidak ada hubungannya," jelas Indarto.
Indarto meminta agar kasus pembunuhan tersebut tidak di sangkutpautkan dengan AN yang merupakan anggota kepolisian.
"Saran saya, jangan diugkit soal istrinya, tidak ada hubungannya," tandas Indarto. (Yakub)
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Istri Penembak Herdi Sibolga adalah Polwan di Bekasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Dua Direktur PT Simba Jaya Utama Ditahan Terkait Sindikat Emas Ilegal & TPPU