Suara.com - Sembilan sekretaris jenderal (sekjen) dari partai koalisi pendukung Joko Widodo akan kembali menggelar rapat konsolidasi. Kali ini, rapat akan digelar membahas visi dan misi Jokowi sebagai capres.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, nantinya dalam rapat konsolidasi mendatang terdiri dari 27 orang yang berasal dari partai koalisi Jokowi. Tim ini nantinya akan menyelesaikan struktur, agenda bersama dan juga visi misi 2025.
"Nanti akan kita perluas. Besok kami akan selesaikan terkait struktur, agenda bersama serta konektivitas Nawacita pertama hingga kedua dan visi 2025," kata Hasto di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (5/8/2018).
Hasto menjelaskan, tim khusus berjumlah 27 orang itu terdiri dari tiga orang dari masing-masing partai. Mereka memiliki tugas masing-masing dalam rapat konsolidasi lanjutan.
Rapat tersebut rencananya akan digelar pada Senin (6/8/2018) besok bertempat di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasi ini sebelumnya pernah menjadi Media Center Pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014 silam.
"Jadi tiap sekjen nanti bawa 3 orang. Satu orang di forum, satu untuk pendalaman dan satu untuk agenda strategis kedepan. Total ada 27 orang," ungkap Hasto.
Sebelumnya, partai koalisi Jokowi juga telah menggelar rapat konsolidasi pada Sabtu (4/8/2018) malam. Dari rapat tersebut telah menghasilkan konsepsi dasar dalam pemenangan Jokowi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan