Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut rancangan tim pemenangan pasangan bakal capres - cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sudah rampung dibentuk. Tim pemenangan itu akan dibagi menjadi dua tipe, tipe ramping dan tipe sedang.
Muzani menjelaskan, pembicaraan di antara partai pengusung kini masih membahas soal penyusunan tim pemenangan. Akan tetapi, belum ada pemilihan siapa saja yang akan terlibat dalam struktrur tim pemenangan tersebut.
"Belum bicara orang. Setelah itu kita baru bicara orang dan seterusnya. Termasuk siapa ketua dan bagaimana penempatan para pimpinan parpol terutama ketua umum," jelas Muzani di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/8/2018).
Dua tipe struktur tim pemenangan yang dimaksud Muzani adalah tipe ramping dan tipe sedang. Tipe ramping itu bersifat harian di mana nantinya tim tersebut yang akan bertugas harian untuk evaluasi, jadinya tidak seluruh nama dimasukkan ke dalam daftar.
Sedangkan tim sedang, seluruh nama tim akan dimasukan ke dalam daftar yang akan diserahkan ke KPU.
"Tapi ada juga berpikir middle yakni sebagian dimasukan karena ini menyangkut nama-nama orang yang ingin berharap namanya dicantumkan dalam KPU," ujar dia.
Selain itu, para ketua umum partai koalisi akan ditempatkan di posisi yang terhormat dalam struktur tim pemenangan. Sebab, para ketua umum tersebut menjadi sosok penting bagi penentuan kebijakan partai politiknya.
"Dan kebijakan parpolnya akan dituangkan di dalam platform dan perjuangan capres dan cawapres" pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?