Suara.com - Sejumlah rute penerbangan menuju Bandara Internasional Lombok dipastikan tidak terpengaruh usai dua kali gempa berkekuatan besar mengguncang wilayah itu pada Minggu (19/8/2018). Kondisi penerbangan dari dan menuju Lombok dilaporkan normal.
Humas AirNav Indonesia, Yohanes Sirait, mengatakan, sampai saat ini kondisi penerbangan baik dari ataupun menuju Lombok masih berjalan normal.
"Menurut pemantauan di lapangan, kondisi peralatan navigasi atau komunikasi dinyatakan beroperasi normal, tidak terdapat kerusakan major pada gedung tower dan gedung kantor dan untuk shift operasional personil ATC, FSO ataupun teknik semua berjalan normal," ujar Yohanes, Senin (20/8/2018).
Meski demikian, terkait pelayanan lalu lintas penerbangan. Sementara dilaksanakan di Ruang ARO menggunakan radio backup.
"Sampai kondisi dianggap memungkinkan operasional dilaksanakan di tower," kata dia.
Sementara, untuk penerbangan Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Internasional Lombok terus mengalami penambahan baik itu dari dan menuju wilayah tujuan. Penambahan dilakukan oleh beberapa maskapai salah satunya Lion Air Group yang melakukan penambahan hingga 10 penerbangan.
Hal tersebut terkait dengan mengakomodir adanya lonjakan penumpang, baik itu proses pemindahan para turis yang berasal dari Lombok ataupun pengiriman para relawan yang akan melakukan kegiatan sosial di Lombok.
Kontributor : Anggy Muda
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa
-
Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan